Webmaster SEO Tools

Free xml sitemap generator

Laman

Water Park Bojongsari Indramayu Diresmikan




Indramayu - Penantian masyarakat Indramayu untuk bisa menikmati objek wisata Water Park Bojongsari akhirnya terlaksana pada hari Jum'at (23/10), setelah objek wisata tersebut secara resmi dibuka langsung oleh Bupati Indramayu DR. H. Irianto M.S. Syafiuddin. Pembukaan objek wisata tersebut mendapat perhatian yang cukup besar dari masyarakat Indramayu apalagi pembukaannya sempat tertunda karena berbagai hal.

Sejak pagi masyarakat Indramayu sudah memenuhi tempat tersebut, padahal pembukannya baru dilakukan pada pukul 15.00 Wib, dan begitu pintu dibuka masyarakat yang sudah tidak sabar langsung menyerbu masuk dan langsung berenang ke berbagai jenis kolam yang sudah tersedia.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Indramayu Drs. Apriyanto dalam paparannya mengungkapkan, objek wisata Water Park ini berdiri dilahan seluas 15 hektar dan berada di dua kecamatan yakni Indramayu dan Sindang. Dalam tahap pembangunannya dimulai sejak tahun 2006 yang lalu diawali dengan pengadaan tanah yang mencapai 8,8 miliar, selanjutnya tahun 2007 dikucurkan dana sebesar 5,4 miliar, 2008 sebesar 2,6 miliar dan tahun 2009 sebesar 3,4 miliar.

Dengan adanya objek wisata ini, lanjut Apriyanto diharapkan akan terjadinya pergerakan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitarnya dan juga terciptanya lapangan kerja yang bisa mempekerjakan masyarakat sekitar objek wisata itu. Dismping itu, pemasukan dari tiket bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besar.

Sementara itu Bupati Indramayu DR. H. Irianto M.S. Syafiuddin dalam sambutan pembukaanya mengatakan, keberadaan objek wisata ini sangat strategis karena memanfaatkan fungsi dari waduk Bojongsari yang bukan hanya dijadikan sebagai sarana olahraga dayung semata, namun juga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan yang lain.

Diareal ini, lanjut bupati, nantinya juga akan dibangun berbagai fasilitas penunjang yang diharapkan menarik minat pengunjung diantaranya areal outbond, rumah Iptek, dan fasilitas lainnya. Dan bagi masyarakat Indramayu diharapkan pula bisa menjaga dan memlihara objek wisata ini, serta bisa mempromosikannya kedaerah lain.
Asik akhirnya ada water park juga di INDRAMAYU.
READ MORE » Water Park Bojongsari Indramayu Diresmikan

Milan Jangan Remehkan Juve


Pelatih AC Milan Leonardo memperingatkan pemainnya untuk mewaspadai Juventus.


Jangan sesekali meremehkan Juventus. Meski saat ini tidak dalam kondisi bagus dan pelatih Ciro Ferrara mendapat ancaman bakal dipecat, namun Juve tetap tim yang memiliki kualitas. Mereka tim yang tangguh dan harus diperhitungkan.

Peringatan itu disampaikan pelatih AC Milan Leonardo menjelang duel melawan Juve di Turin, Minggu (10/1). Menurutnya, lawan tetap tak bisa ditebak.

"Saat ini Juve memang menderita karena disudutkan berbagai kritik atas kegagalannya di Liga Champions. Di kompetisi Serie A Italia, posisi mereka juga di bawah kami," kata Leonardo.

"Namun, Bianconeri tidak 'mati' seperti yang dikatakan orang akhir-akhir ini karena kami menyaksikan penampilan terakhir mereka. Para pemain tampil habis-habisan di lapangan. Juve memang kehilangan banyak pemain karena cedera. Tapi saya yakin sikap tenang Ferrara akan tertular pada pemainnya," lanjutnya.

Pertarungan besar ini memang tak sekadar adu gengsi tapi juga kedua tim berburu poin. Pasalnya, Juve yang menduduki peringkat tiga hanya tertinggal satu poin dari Milan yang bertengger di posisi kedua.

"Tantangan dari pertandingan saat melawan Juventus akan menandai perjalanan menuju juara. Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan besar bagi masing-masing tim untuk terus naik. Ini tak sekadar tiga poin tapi kemenangan yang diraih bisa menjadi pendorong yang luar biasa," tandas Leonardo.

Baik Milan dan Juve sudah bertemu di Trofeo Berlusconi musim ini. Namun, Leonardo tegaskan kedua tim sudah berubah sehingga hasil di Trofeo Berlusconi tak bisa jadi patokan.
READ MORE » Milan Jangan Remehkan Juve

MANGGA GEDONG GINCU INDRAMAYU

Mulai berpikir berpindah ke tanaman buah? Ini pilihannya: Mangga gedong gincu. Mangga dengan warna kuning ke merah–merahan ini adalah produk andalan Indramayu, Jawa Barat. Berikut ini pengalaman wartawan Indosiar yang ditayangkan di Kisi-Kisi:


Mangga gedong gincu, dengan warna kuning ke merah – merahan, merupakan produk andalan perkebunan Indramayu, Jawa Barat. Mangga ini memiliki ciri khas, bentuk buahnya kecil dan bulat. jika dicium baunya harum.

Saat sedang musim panen seperti sekarang, mangga gedong gincu banyak dijajakan para pedagang di pinggir jalan disekitar wilayah Indramayu. Sehingga kerapkali dijadikan oleh - oleh bagi para pelintas yang sedang melalui jalur pantura diwilayah Indramayu.

Lokasi perkebunan mangga gedong gincu dari Jakarta dapat di tempuh melalui jalan Tol Jakarta – Cikampek. Keluar di pintu tol lalu perjalanan dilanjutkan ke Indramayu melalui jalur Pantura. Lama perjalanan dengan menggunakan kendaraan bermotor sekitar 4 jam. Begitu mendekati lokasi perkebunan, para pedagang mangga gincu tampak di sepanjang jalan.

Salah seorang petani yang menanam mangga gedong gincu adalah Pak Haji Asnawi. Dia telah berkebun mangga gincu tahun 1973 lalu, dengan luas lahan mencapai 25 hektar. Saat ini sedang memasuki awal musim panen, sehingga begitu memasuki kebun mangga Pak Haji Asnawi, buah mangga bertebaran di mana - mana.

Berkebun mangga gedong gincu tidak terlalu sulit. Jarak antar tanaman sekitar 8 hingga 10 meter. Sehingga untuk satu hektar lahan dapat ditanam sebanyak 100 sampai 150 pohon mangga.

Tidak semua bakal buah dibiarkan tumbuh. Hanya bakal buah yang berkualitas baik saja yang dibiarkan berkembang. Sedangkan bakal buah yang kurang baik dibuang. Berbeda dengan mangga jenis lain, panen mangga gedong gincu dilakukan bertahap. Hanya buah yang telah berwarna kuning kemerah - merahan saja yang dipanen.

Saat panen raya, setiap pohon mangga gincu yang telah berusia 15 sampai 20 tahun, akan menghasilkan buah sebanyak 1 ton. Pohon yang telah berusia tua umumnya tinggi – tinggi. Pemetikan buahnya dilakukan dengan cara naik ke atas pohon.

Buah dipetik dengan menggunakan bantuan galah dan jarring. Lalu buah dimasukkan kedalam keranjang. Melihat buah mangga banyak bergelantungan di pohon, saya jadi tertarik untuk merasakan kelezatannya.

Buah mangga yang telah dipetik dikupas dengan menggunakan pisau. Mangga gincu yang telah dikumpulkan kemudian dimasukkan ke dalam keranjang dan dibawa dengan sepeda motor menuju tempat pengepakan.

Di tempat pengepakan mangga disortir. Hanya mangga yang berkualitas baik saja yang akan dikirim ke pasar. Mangga yang telah dipilih kemudian ditimbang. Lalu dimasukkan ke dalam peti.

Mangga gedong gincu ini tidak saja dipasarkan ke wilayah sekitar Indramayu, tetapi juga ke kota - kota lain, seperti Bandung dan Jakarta. Sedangkan ekspor dilakukan ke Singapura dan Negara - negara di Timur Tengah. Harganya sekitar 22 ribu rupiah per kilogram.

Kini saya kembali ke kebun mangga. Mencoba membantu para pekerja di kebun yang sedang memanen buah mangga gincu diatas pohon. Pohon mangga gincu di kebun ini cukup produktif. Pada saat musim panen seperti sekarang, setiap harinya tidak kurang dari 6 hingga 7 ton buah mangga gincu dikirim ke pasaran.
READ MORE » MANGGA GEDONG GINCU INDRAMAYU